Bab Pendahuluan adalah bab yang mengantarkan isi naskah penelitian, yaitu bab yang berisi hal-hal umum yang dijadikan landasan kerja penyusun. Pendahuluan dalam karya ilmiah biasanya terdiri atas
- Latar Belakang Masalah,
- Identifikasi Masalah,
- Pembatasan Masalah,
- Tujuan Penelitian, dan
- Manfaat Penelitian.
Isi Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah merupakan uraian hal-hal yang menyebabkan perlunya dilakukan penelitian terhadap suatu masalah atau problematika yang muncul, dapat ditulis dalam bentukan uraian paparan atau poin-poin saja. Identifikasi masalah merupakan kumpulan masalah yang berhasil diurai atau dipetani (meminjam istilah Direktur Bindiklat, Sumarna Suranapranata, Phd.).
Sedangkan pembatasan masalah diambil dari bagian-bagian identifikasi masalah yang akan diteliti. Biasanya tidak semua masalah yang berhasil diidentifikasi diteliti karena keterbatasan biaya, waktu, dan kemampuan.
Tujuan penelitian diambil dari batasan masalah. Jika salah satu batasan masalah yang dirumuskan dalam kalimat tanya itu, berbunyi, “Bagaimana hasil belajar dengan menerapkan metode tanya jawab, maka tujuan penelitiannya ialah mengetahui hasil pembelajaran dengan menggunakan metode tanya jawab. Sedangkan manfaat penelitian bisa dituliskan manfaat untuk si peneliti atau guru, lembaganya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya.
Bagian pendahuluan memuat hal-hal yang berhubungan langsung dengan karangan.
- Bagian pertama, dimulai dengan bab pendahuluan yang terdiri atas latar belakang masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penulisan, kerangka berpikir, tinjauan pustaka, metodologi, dan organisasi karangan.
- Bagian kedua, bab landasan teori,
- Bagian ketiga, bab pembahasan (analisis), dan
- Bagian keempat simpulan.
Ada beberapa hal tentang membuat kerangka penelitian paling sederhana.berikut beberapa bagian yang menjadi dasar pembuatan kerangka penelitian :
Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah adalah hal tertentu yang mendorong mahasiswa melakukan penelitian. Di dunia kriminal biasa disebut motif dan di dunia pendidikan biasa disebut motivasi yang menjadi alasan mahasiswa melakukan penelitian atau membuat karangan. Pengungkapan latar belakang masalah harus berurutan dari hal-hal yang bersifat umum sampai pada hal-hal yang bersifat khusus. Jika digambarkan, latar belakang itu harus seperti piramida terbalik. Setelah sampai pada hal yang bersifat khusus harus memunculkan sebuah masalah secara global. Masalah tersebut merupakan topik atau pokok permasalahan dalam karangan tersebut.
Membuat dan membahas latar belakang masalah sebuah penelitian.
Apakah kita mengamati lingkungan sekitar kita ? ada hal kita ambil dari lingkungan dan kehidupan social yang sedang terjadi. Lalu kita mencari persamaan teoritisnya dengan membaca banyak referensi buku – buku yang berkaitan dengan objek penelitian yang akan kita lakukan. Kita menggabungkan apa yang tersaji dari teori – teori di buku – buku tersebut dengan kenyataan social yang kita liat.
Hal tersebut bisa menjadi latar belakang masalah dari kerangka penelitian. Kemudian, kita membuat sesuatu hal yang lebih fokus lagi tentang latar belakang maslah tersebut, jangan terlalu melebar dan menjadi hal yang sia - sia. Sesuaikan saja kecakupan hal – hal yang melibatkan penelitian tersebut. Dari sini kita bisa membuat variabel – variabel sebuah penelitian. Kemudian kita tentukan metode yang pas untuk melalukan penelitian tersebut.
Batasan Masalah Penelitian
Membuat batasan masalah dalam kerangka penelitian meliputi hal – hal seperti jumlah responden yang akan kita teliti.
Agar tidak melebar, masalah penelitian perlu dibatasi. Sebab, jika tidak dibatasi, masalah tersebut mungkin tidak sesuai dengan kemampuan penulis, baik dari segi pengetahuan, ekonomi, maupun waktu. Selain itu, hasilnya pun akan dangkal sehingga tidak memenuhi salah satu syarat karya ilmiah.
Rumusan Masalah Penelitian
Rumusan masalah ditulis untuk menspesifikasikan masalah yang akan dibahas dalam karangan. Masalah yang dirumuskan harus merupakan hasil penspesifikasian atau pengkhususan masalah utama yang harus dijawab pada bab kesimpulan. Jawabannya diperoleh dari hasil analisis data.
Kemudian yang harus diamati adalah wilayah penelitian. Biasanya dalam wilayah penelitian yang sifatnya sangat besar, bisa ditentukan dari beberapa kota, atau jika ingin ruang lingkup yang lebih kecil maka kita bisa membuatnya hanya di satu tempat. Misalnya saja, bagi teman – teman yang akan melakukan penelitian menyangkut skripsinya bisa membuat penelitiannya di satu kampus saja. Tujuannya agar lebih efisien dan fleksibel.
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menghasilkan apa yang menjadi manfaat dari penelitian yang dilakukan. Oleh karena itulah manfaat penelitian ini dijadikan sebagai bagian dari kerangka penelitian. Untuk memulai tujuan penelitian ini bisa diambil dari objek dan variabel penelitian dan dijadikan bagian dari kerangka penelitian. Selain itu,tujuan penelitian juga dimaksudkan untuk memfokuskan objek penelitian kita tidak menyimpang. Tujuan dan manfaat selalu ada dalam penelitian. Tujuan penelitian biasanya untuk mengetahui sebuah atau sejumlah fenomena tertentu.
Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian yakni sesuatu yang bisa dirasakan dan dilaksanakan. Manfaat terdiri atas manfaat yang bersifat manfaat teoritis dan manfaat yang bersifat manfaat praktis.
Kemudian dapat dilihat dari tujuan penelitian tersebut, manfaat yang akan (objek yang akan diteliti) manfaat penelitian juga menjadi bagian dari dasar kerangka penelitian. Karena dengan begitu, kita bisa mengkaji sebuah ilmu baru,dan memberikannya kepada para kalangan akademis untuk dijadikan sebagai bahan referensi. Selain itu dengan mengambil dari manfaat penelitian sebelumnya, kita juga membuat sebuah penelitian baru,dan juga menemukan hasil baru.
Setelah anda memahami artikel ini, maka selanjut nya bisa anda pelajari juga bagaimana cara mudah menyusun BAB III atau BAB Metode Penelitian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar